Senin, 28 November 2011

KULDESAK II

Berlarian didalam belantara dunia
Banyak duri-duri tajam merobekku,
- luka disekujur tubuh, perih.
Tak terlihat

Sepoi angin meniup
Hingga raga kembali dan segarkan aku,
Luka terlupa,
Menggigil saja disekujur tubuh

Tak kupahami aura dunia
Luka perih, hangus terbakar matahari,
Semua menjadi teman dalam perjalanan.

Masih berlarian didalam belantara dunia
Banyak duri-duri tajam merobek dan mencabik,
- luka disekujur tubuh, perih.
Tak terlihat.
Mentari tinggal seperempat membakar.

; aku terkapar dalam pencarianmu .

( a.r.i.e )

Tidak ada komentar: