Selasa, 13 Juli 2010

JENGAH



Sudah,
Aku sudah berlari menelusuri pelataran ini
-hingga titik akhir lelahku,
Tak peduli,
; karena hidup memang harus seperti ini.

Sudah,
Aku sudah melepaskan sejuta ragu dan penatku
-akan masa yang sulit dimengerti,

Semuanya telah aku tanggalkan
-telanjang diatas hamparan tanpa batas panjang.

Aku kubur segala rindu
Yang dulu pernah meraja dan merayu,
Yang dulu pernah mengukir kalbu
; dalam bahasa bermahkota cinta.

Aku telah puas merasakan dosa,
Membersit luka pada dinding seorang hawa,
Yang dulu mengajakku larut dalam drama satu peran
miliknya,
; aku terbuai.- dan sungguh aku sesali.

Bukan salahmu,
Bukan pula inginku,
Meski kita sama sekali tak memahami arti
apa yang terjadi...

Sudahlah,
Aku
Kau
-atau apapun
; adalah kenangan lalu.

Kenangan masa kegelapan,
Penuh kepekatan dalam cakrawala bertabur hitam,

Perbaiki saja segala keluh kesah dan gelisah
yang dulu pernah membakar hati kita tak bersisa,
Agar dosa ini mampu kita leburkan,
Mampu kita kuburkan,
; tanpa berulang kembali.

Sudah,
Aku sudah melepaskan sejuta ragu dan penatku
-akan masa yang sulit dimengerti,

Semuanya telah aku tanggalkan
-telanjang diatas hamparan tanpa batas panjang.

; Aku lelah !


Vellodrome story 1995,-
a.r.i.e

Tidak ada komentar: