
Tidak akan pernah terjadi lagi,-harapku ketika kau mulai menjauh,
Dan puing-puing masa lalu telah habis
tak bersisa,
Amarah yang terkubur dalam jiwa,-seperti hampa ada dan tiada
meski pernah membunuhmu melupakan aku,
Betapa lucu perjalanan ini
Tatkala lugu kita mempengaruhi
Untuk saling mencumbu,mencinta, -gila !
Kita lupakan segala cara
Hingga kau terlelap dalam buai swargaloka
yang aku eratkan pada hatimu,
Kini aku mencarimu
Sampai dipenghujung waktu tak menentu
Melupakanmu sangat sulit bagiku,
; namun sulit kutemui .
Ini catatan harianku
Yang aku tulis sendiri saat mata belum mengatup lelah
Tatkala malam kelam membisu,
Tatkala mata pagi hampir membuka bibir-bibir terang,
Ini catatanku sendiri,
Yang aku tuliskan disebuah buku
diatas lembaran usang,
Tentangmu,
; meski kau tak pernah mengetahuinya.
Tidak akan pernah terjadi lagi,-harapku ketika kau mulai menjauh,
Dan puing-puing masa lalu telah habis
tak bersisa,
Atau mungkin baiknya kita lupakan saja ?
a.r.i.e
Tidak ada komentar:
Posting Komentar