Jumat, 02 Juli 2010

USANG RUANG


Tidak akan pernah terjadi lagi,-harapku ketika kau mulai menjauh,
Dan puing-puing masa lalu telah habis
tak bersisa,

Amarah yang terkubur dalam jiwa,-seperti hampa ada dan tiada
meski pernah membunuhmu melupakan aku,

Betapa lucu perjalanan ini
Tatkala lugu kita mempengaruhi
Untuk saling mencumbu,mencinta, -gila !

Kita lupakan segala cara
Hingga kau terlelap dalam buai swargaloka
yang aku eratkan pada hatimu,

Kini aku mencarimu
Sampai dipenghujung waktu tak menentu
Melupakanmu sangat sulit bagiku,
; namun sulit kutemui .

Ini catatan harianku
Yang aku tulis sendiri saat mata belum mengatup lelah
Tatkala malam kelam membisu,
Tatkala mata pagi hampir membuka bibir-bibir terang,

Ini catatanku sendiri,
Yang aku tuliskan disebuah buku
diatas lembaran usang,

Tentangmu,
; meski kau tak pernah mengetahuinya.

Tidak akan pernah terjadi lagi,-harapku ketika kau mulai menjauh,
Dan puing-puing masa lalu telah habis
tak bersisa,

Atau mungkin baiknya kita lupakan saja ?


a.r.i.e

Tidak ada komentar: