Senin, 14 Juni 2010

MUKADIMMAH CINTA


Cinta mengajarkan aku tentang kedamaian
dari hati seorang kekasih yang dirajut dalam impian
masa lalu menyibak perasaan keluh,

Disana terdapat untaian kata syurga yang bersenandung
dalam pijar santun lanksan menuntun hati
pada peraduan kasih,

Seperti serangga yang mencumbui manis kelopak bunga
diatas hamparan hijau taman dan dedaunan,

Meski terkadang menitikkan airmata diantara redup tanya
berkepanjangan,

Tak mengerti dan begitu indah
tersaji dalam bahasa qalbu,

Cinta mengajarkan aku tentang cumbuan masa
yang pernah diliuki indah bersahaja
Tautan rasa dua hati yang berbeda
Tautan kasih dalam bahasa yang sesungguhnya tak dimengerti,

Cinta tak mengharapkan balas,
Meski pecutan menyayat kulit dan sayap-sayapnya,
Cinta tak menuntut balas dari apa yang pernah disanjungnya
penuh rasa dan kasih sayang,

Cinta bukanlah cakrawala yang ditakuti,
namun hati yang teduh untuk dimiliki.

Disana terdapat untaian kata syurga yang bersenandung
dalam pijar santun lanksan menuntun hati
pada peraduan kasih,

Meski terkadang menitikkan airmata diantara redup tanya
berkepanjangan,

Sulit untuk dimengerti dan begitu indah
tersaji dalam bahasa qalbu yang bersenandung rindu.

Tidak ada komentar: