Sabtu, 12 Juni 2010

TANAH MERAH BASAH


Ada airmata lagi yang mengalir
mengitari sebuah lubang - tempat peristirahatan abadi
rumah bagi jiwa dan ketenangannya,
jauh dari hiruk pikuk dunia,
jauh dari caci maki dan keangkuhan jiwa

Tidak ada lagi yang patut dibanggakan atas siapa kita,
Semua sudah tak berarti dan tak ada yang bisa dibawa pergi

Semua harta,
Saudara,
Sanak Family, bahkan kedudukan yang dulu pernah kita raih

Semua sama dihadapan-NYA,
Kecil dihadapan-NYA,

Ditemani gelap suasana kamar yang baru,
Hanya beberapa senti saja dari diri,

Ada airmata lagi yang mengalir
mengitari sebuah lubang - tempat peristirahatan abadi
rumah bagi jiwa dan ketenangannya,
jauh dari hiruk pikuk dunia,
jauh dari caci maki dan keangkuhan jiwa

Malam adalah ribuan waktu dalam kegelapan yang kosong,
Sendiri,
Hampa dalam kesunyian,

Tak ada yang bisa dibawa
selain diri dan amal apa yang telah kita lakukan
diatas fana dunia

Jauh
Sunyi dari keramaian

Gelap
dan jauh dari gemerlap dunia

Tuhan Maha SegalaNYA
Memiliki apa yang telah dikehendakiNYA,

Tidak ada komentar: