
Ketika itu,
Saat itu,
Waktu keruh,
Berubah berpeluh.
Jiwa hambar,
Menggelepar,
Terlempar,
;Lapar.
Purnama memudar,
Gelap menyekapa dalam raut penuh kelam,
Jiwa meronta dalam tanya,
Apakah ini ?
Tentang apa ini ?
Mengapa ini ?
Dimana kini ?
Terus dan tiada henti
-membingungkan diri sendiri...
Perahu retak,
Airmata disana-sini,
Dimana,wahai sahabat hati ?
Mencarimu hingga ujung persada dunia,
; tak kunjung bertemu...
Dan dimana lagi harus kaki ini dijejakkan.
Mungkinkah SANG RAJA murka ?
Karena sudah tidak ada lagi kasih sayang diri
untuk mengasihi dengan tulus penuh rasa cinta
yang terjadi di bumi ini.
Dimana,wahai sahabat hati ?
Mencarimu hingga ujung persada dunia,
; tak dapat meraih wujud dan jasadmu.
Ketika itu,
Saat itu,
Waktu keruh,
Berubah berpeluh.
Jiwa meronta dalam tanya,
Apakah ini ?
Tentang apa ini ?
Mengapa ini ?
Dimana kini ?
Terus dan tiada henti
-membingungkan diri sendiri...
; Semua rata tak berbekas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar