Rabu, 26 Mei 2010

DOA JIWAKU

Pagiku,
Yang aku bangun dengan untaian do'a,
Yang aku rajut dengan segenggam impian,
Berjalan dan meliuki kembali roda hari...
; tanpa letih.

Gelap -berubah
terang dan Menderang
do'a berkumandang ,-semakin meresap
dalam jiwa mencumbui segala mati rasa.
; Bangkit !

Bahagiaku ada dilangit timur,
bersama mentari merayap malu dan pelan
menyinari dunia

Mata membuka
menatap
tajam,-merasuk celah satu harap...
Luka menjadi asa dalam panjat doa Illahiah.

Pagiku,
Yang aku bangun dengan untaian do'a,
Yang aku rajut dengan segenggam impian,

Dunia panggung sndiwara
dengan berbagai lorong-lorong pilihan
Miskin harta dan kaya jiwa,
; mungkin miskin jiwa berlimpah harta.
- semua pilihan.

Mata membuka pelan,- dalam
menatap
tajam,-merasuk celah satu harap...
Bangkitlah aku...
Bangkitlah...

Tidak ada komentar: