Rabu, 26 Mei 2010

GARIS LINI




Lalu lalang jalang peradaban
-membawa setiap kepribadian meliuki,
Merambah setiap waktu yang dilewati,
; tanpa lelah,- terus dinikmati...

Waktu teman yang singkat,
terkadang dapat dikenang mungkin secepat itu
-dapat terlupa dan dilupakan,
Ragam pemikiran yang sulit untuk ditebak..

Musim berjalan
Mengantar hati pada satu peraduan dan harapan,
Terkadang sia-sia,
Terkadang mampu untuk dipenuhi,
; bahkan terkadang mampu untuk diludahi...

Seperti inikah ?
Laksana ada yang tak dianggap.

Seperti inikah ?
Laksana luka tanpa terbalut kasa.

Padahal awal tidak mengatakan dan menjanjikan hal ini,
Berjalan saja seadanya tanpa keluh dan makian,
Sungguh,
- betapa nikmatnya sepoi angin surga.
Disertai rangkai kata yang dipaparkan indah.

Bukan tentangku,
Tapi, ini tentang satu pemikiran,
Apa dan mengapa,
Sebab dan akibat..

Sungguh,
- betapa nikmatnya sepoi angin surga.
Disertai rangkai kata yang dipaparkan indah.
Aku melayang diangkasa berharap mampu
memetik berjuta bintang.

;tanpa jatuh.

Lalu lalang jalang peradaban
-membawa setiap kepribadian meliuki,

Waktu teman yang singkat,
terkadang dapat dikenang mungkin secepat itu
-dapat terlupa dan dilupakan,
Ragam pemikiran yang sulit untuk ditebak..

; memang begitulah !

Tidak ada komentar: