


Lalu lalang jalang peradaban
-membawa setiap kepribadian meliuki,
Merambah setiap waktu yang dilewati,
; tanpa lelah,- terus dinikmati...
Waktu teman yang singkat,
terkadang dapat dikenang mungkin secepat itu
-dapat terlupa dan dilupakan,
Ragam pemikiran yang sulit untuk ditebak..
Musim berjalan
Mengantar hati pada satu peraduan dan harapan,
Terkadang sia-sia,
Terkadang mampu untuk dipenuhi,
; bahkan terkadang mampu untuk diludahi...
Seperti inikah ?
Laksana ada yang tak dianggap.
Seperti inikah ?
Laksana luka tanpa terbalut kasa.
Padahal awal tidak mengatakan dan menjanjikan hal ini,
Berjalan saja seadanya tanpa keluh dan makian,
Sungguh,
- betapa nikmatnya sepoi angin surga.
Disertai rangkai kata yang dipaparkan indah.
Bukan tentangku,
Tapi, ini tentang satu pemikiran,
Apa dan mengapa,
Sebab dan akibat..
Sungguh,
- betapa nikmatnya sepoi angin surga.
Disertai rangkai kata yang dipaparkan indah.
Aku melayang diangkasa berharap mampu
memetik berjuta bintang.
;tanpa jatuh.
Lalu lalang jalang peradaban
-membawa setiap kepribadian meliuki,
Waktu teman yang singkat,
terkadang dapat dikenang mungkin secepat itu
-dapat terlupa dan dilupakan,
Ragam pemikiran yang sulit untuk ditebak..
; memang begitulah !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar