
Aku adalah putera sang fajar,
Yang melukis mimpi dengan seribu impian,
Mencumbui malam temaram gulita yang pekat,
Mencintai cinta yang mencintai aku....
Aku adalah bagian hati,
Yang menyelimuti inginmu dengan permadani kerinduanku,
Meski letih dan penat semakin menyekat,
; ku tak perduli jika ku begini...
Malamku kini tenang menghibur aku,
Diantara gelap dan redup kerling gemintang...
Diantara temaram enggan rembulan lusuh,
; Dan kumasih tak perduli sejuta yang terjadi.
Aku adalah putera sang fajar,
Yang melukis mimpi dengan seribu impian,
Mencumbui malam temaram gulita yang pekat,
Mencintai cinta yang mencintai aku....
Aku kiprahkan sejuta hasrat mencintaimu,
Aku kobarkan bara hati untuk meyakinkanmu,
terang...Teranglah...
Berlari...dan enyahlah gelap...
Kubiarkan dingin menyergapku,
Ketika fajar mulai membuka mata lupakan lelapnya,
Ketika embun mulai bermain manja dicelah dedaunan...
Engkau cinta,
Seribu mimpi yang pernah temani,
Semua tentangmu...
Semua tentangku,
Semua tentang kita,
Semua tentang mereka,
: Yang sama seperti kita...
Yang memiliki cinta...
Aku adalah putera sang fajar,
Yang melukis mimpi dengan seribu impian,
Mencumbui malam temaram gulita yang pekat,
Mencintai cinta yang mencintai aku....
; Seperti Kasih yang memenjarajan hatiku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar